KAWAN ASURANSI

Asuransi Kesehatan vs Asuransi Sakit Kritis

00-AsKes_vs_CI2.jpg

23/01/2017 09:15 WIB

Disini saya akan membahas apa itu asuransi kesehatan dan apa itu asuransi sakit kritis. Karena ternyata masih banyak orang belum mengetahui perbedaan antara keduanya.

 

ASURANSI KESEHATAN

Asuransi kesehatan adalah produk asuransi yg memberikan jaminan biaya pengobatan ketika kita sakit.

 

Manfaat utama yg  harus diambil adalah : Rawat Inap (InPatient)

 

Manfaat tambahan (rider) yg bisa diambil adalah:

  1. Rawat Jalan (OutPatient)
  2. Rawat Gigi (Dental)
  3. Santunan Harian (Daily Cash)

 

Asuransi kesehatan akan memberikan jaminan biaya pengobatan yg terdiri dari:

 

Asuransi kesehatan banyak dibeli oleh perusahaan untuk karyawannya. Oleh karena itu yg biasanya dinamakan asuransi dari kantor adalah asuransi kesehatan.

 

 

ASURANSI SAKIT KRITIS

Asuransi sakit kritis adalah produk asuransi yg akan memberikan sejumlah uang pertanggungan secara lumpsum (sekaligus) disaat kita terdiagnosa penyakit kritis. (Sakit Kritis yg paling sering terjadi diantaranya adalah Kanker, Jantung, dan Stroke).

 

Asuransi sakit kritis biasanya dilengkapi oleh manfaat payor dimana perusahaan asuransi akan menggantikan kewajiban kita membayar premi asuransi (sampai kita berumur 65 tahun).

 

 

PERBEDAAN ASURANSI KESEHATAN DAN SAKIT KRITIS

Asuransi Kesehatan memberikan jaminan biaya pengobatan (yg terdiri dari biaya dokter, pembedahan, dll seperti di tabel atas).

 

Asuransi Sakit Kritis akan memberikan sejumlah uang sekaligus ketika terdiagnosa sakit kritis dan akan menggantikan kewajiban kita membayar premi asuransi (sampai kita berumur 65 tahun).

 

 

MANA YG LEBIH PENTING ???

Banyak orang yg bertanya mana yg lebih penting? Jawaban saya adalah keduanya sama-sama penting karena saling melengkapi.

 

Biasanya ada pertanyaan susulan, bagaimana bila dana saya terbatas? Mana yg harus dimiliki terlebih dahulu ?

Ini adalah pertanyaan yg sangat bagus. Sebagai financial planner, saya akan menyarankan seperti ini:

 

Peran asuransi kesehatan sebenarnya sama dengan BPJS. Hanya saja bila kita menggunakan BPJS kita harus sabar mengantri dan menunggu giliran karena pesertanya sangat banyak. Beda bila menggunakan asuransi kesehatan pribadi, karena pelayanannya pasti akan lebih cepat.

 

Tapi untuk menyiasati dana yg terbatas, maka BPJS adalah pilihan yg paling bagus. Sehingga kita masih mempunyai dana lebih untuk membeli asuransi sakit kritis.

 

Dengan adanya asuransi sakit kritis, kita akan memiliki sejumlah uang yg diberikan oleh perusahaan asuransi, dimana uang tsb bisa digunakan untuk mengobati sakit kritis. Selain itu, asuransi akan menggantikan kita membayar premi sampai kita berumur 65 tahun. Uang tsb bisa digunakan sebagai pengganti income karena kondisi tubuh kita pasti akan lemah dan tidak bisa bekerja di saat terkena sakit kritis dan membutuhkan waktu yg tidak sebentar untuk sembuh.

 

Asuransi sakit kritis wajib dimiliki karena bbrp alasan berikut:

  1. Biaya pengobatannya sangat besar (bisa menguras harta kita).
  2. Survey dari WHO mengatakan bahwa 67% kematian disebabkan oleh sakit kritis (yg paling sering adalah kanker, jantung, dan stroke).
  3. Bisa terjadi pada siapapun tanpa mengenal usia, bahkan banyak anak-anak yg terkena sakit kritis.
  4. Asuransi sakit kritis bisa dijadikan sebagai pengganti sumber income disaat kita tidak bisa bekerja karena terkena sakit kritis.

 

Demikianlah saran dan pemikiran saya mengenai asuransi kesehatan dan asuransi sakit kritis. Untuk kawan-kawan yg sudah mempunyai BPJS atau asuransi dari kantor, lengkapilah asuransi anda dengan asuransi sakit kritis.


Share :

KEEP FOLLOWING POST FROM KAWAN ASURANSI

LABEL

ASURANSI JIWA (11) ASURANSI UMUM (1) CERITA ASURANSI (1) INFO ASURANSI (3) LOGIKA ASURANSI (3) PENGALAMAN MEDIS (4)

WEBSITE MENARIK LAINNYA